[KIM BERPRESTASI]

Mahasiswa Fapet UB Boyong Juara dalam Ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jawa Timur

Prestasi membanggakan terus ditoreh kan oleh UKM (unit kegiatan mahasiswa) KIM (kelompok ilmiah mahasiwa) kali ini dalam ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jawa Timur. Pada Senin 8 Mei 2018 yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jalan Bandara Juanda Sidoarjo. Mahasiswa fapet berhasil memboyong juara harapan satu dan harapan tiga.

Tujuan dari perlombaan LKTIN 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Pemprov Jawa Timur adalah dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelestarian hutan khususnya Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo serta pengembangan potensinya, serta dalam rangka Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Hari Bhakti Rimbawan, Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HCPSN) dan Hari Menanam Pohon lndonesia (HMPI) Tahun 2018.

Tim pertama yang berhasil mendapatkan juara harapan satu yakni dengan ketua Much. Habiburrochman (2016) bersama 3 anggotanya Nur Fitria Ningsih (2016), Dwi Puji Lestari (2016), dan Isramiaty Nurma (2016). Mereka mengusung judul “RasBee-Farm” Konsep Peternakan Lebah Trigona Sp. sebagai Sentra Propolis Guna Meningkatkan Hasil Hutan Bukan Kayu di Taman Hutan Raya Raden Soerjo.

Dengan pembimbing Prof. Dr. Ir. M. Junus, MS berhasil menciptakan konsep peternakan lebah Trigona sp. yang akan dikembangkan di daerah Taman Hutan Raya (tahura) Raden Soerjo guna pemberdayaan masyarakat sekitar, dengan memanfaatkan hasil lebah Trigona sp. terutama propolis agar masyarakat sekitar juga dapat merasakan kebermanfaatan dari tahura tersebut selain dari hasil kayu nya.

Isramiaty selaku anggota tim menyatakan bahwa hasil hutan raya Raden Soerjo tidak hanya kayu melainkan juga terdapat hasil hutan bukan kayu yang dapat dimanfaatkan seperti bambu, rotan, gaharu, sutra alam dan lebah madu. Salah satunya lebah Trigona sp. dengan hasil propolisnya yang tinggi dapat dijadikan sebagai alternatif sebagai pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, dimana kandungan di dalam propolis tersebut dapat dijadikan sebagai anti inflamasi, antimikroba, immunomodulator dan sebagai menyembuh diabetes miletus.

Tim ke dua yang berhasil mendapatkan juara harapan tiga dengan judul “BEEB-MYGRASS EDUFORESTRY” Konsep Sentralisasi Peternakan Sarang Semut Merah, Bombyx Mori dan  Lebah Trigona Sp. sebagai Pengolahan Hasil Produksi Berbasis Agroniaga Yang Di Kombinasikan dengan Agroforestry dan Agroniaga sebagai Upaya Pengembangan Tahura Raden Soerjo. Mereka adalah Mohammad Sya’roni, Muhammad Andhika Yudha Harahap, Wahyu Alif Fazrien, Ervin Kusuma Dewi Reksadinata, dan Garnis Mubarokah.

BEEB-MYGRASS EDUFORESTRY merupakan konsep sentralisasi peternakan sarang semut merah, bombyx mory dan lebah Trigona Sp. di hutan Raden Soerjo yang di lengkapi dengan tanaman murbei,  tanaman sarang semut dan maggot untuk meningkatkan hasil produksi hutan dan wisata hutan edukasi.

Harapan dengan adanya lomba ini mampu mengembangkan kreatifitas mehasiswa lebih luas, serta implementasian dari ide dapat direalisasikan agar bisa dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya di sekitar taman hutan raya Raden Soerjo. open your mind, touch your heart (iff).