[KIM BERPRESTASI]

Mahasiswa Universitas Brawijaya Raih Mendali Silver pada Asia Innovation Show 2018 di Malaysia

Delegasi mahasiswa Universitas Briwijaya kembali menorehkan prestasi di ajang Asia Innovation Show 2018 di Penang, Malaysia yang digelar Jumat-Minggu (27-29/4/2018), mereka adalah Elok Paikoh, Muhammmad Irvan Ali, Nilam Izzatul Atqa Zain dan Veirina Wijayanti yang berhasil mendapatkan juara 2 atau mendali Silver.

Lomba inovasi internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Mara (UiTM) ini diikuti oleh 154 peserta yang mayoritas berpendidikan doctor dan bertitel professor dari berbagai negara, khususnya kawasan ASEAN. Sementara tim dari Universitas Brawijaya masih merupakan mahasiswa S1.

Kopi merupakan salah satu hasil perkebunan yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sebagai sumber devisa negara, namun ekspor kopi hanya dalam bentuk biji, pecah kering dan bubuk yang mana belum ada added value dalam produk kopi ekspor Indonesia. Sehingga dibutuhkan adanya inovasi untuk meningkatkan nilai jual kopi yang sesuai dengan kebutuhan masyarat, yaitu kami menawarkan konsep KALIMA JHC (JAVANESSE HERBAL COFFEE) Smart Business Aromatic Indonesian Coffee. Ujar Irvan Ali.

 

Tim dari UB dengan mengusung judul KALIMA JHC (JAVANESSE HERBAL COFFEE) The Healthy Coffee Consumption Solution yang memiliki lima varian aroma yang mampu memberikan manfaat bagi tubuh seperti KOJO (kopi ijo) kopi aroma kacang ijo yang memiliki manfaat antioksidan, mengurangi potensi gula darah, menurunkan resiko penyakit kanker dan menambah kebugaran. KOHE (kopi jahe) kopi aroma jahe yang memiliki manfaat mengatasi perut kembung, menghangatkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. KOKANIS (kopi kayu manis) kopi aroma kayu manis yang memiliki manfaat menekan rasa lapar dan kreatifitas. KOLAGA (kopi kapulaga) memiliki manfaat mencegah masalah lambung, menjernihkan suara, dan mendetoksifikasi kafein. KONCUR (kopi kencur) memiliki manfaat melancarkan menstruasi, obat mata dan untuk sakit radang lambung.

Berbagai prestasi yang telah berhasil diraih oleh Fapet UB. Harapannya dapat menjadi inspirasi untuk teman-teman semua bahwa menulis tidak hanya berhenti diatas kertas, namun dapat bermanfaat bagi sesama dan bisa membawa kita ke tempat yang dicita-citakan.(iff)