[KIM BERPRESTASI]

Mahasiswa Fapet UB Raih Gold Medal dalam Ajang 1st Indonesian International Invention Festival (I3F) di Politeknik Negeri Malang

Prestasi membanggakan terus ditorehkan oleh UKM Kelompok Ilmiah Mahasiswa (KIM) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, kali ini dalam event 1st Indonesian International Invention Festival (I3F), yang diadakan oleh Aku Asosiasi Indonesia pada tanggal 19-21 April 2018, dengan serangkaian acara pada 19 April (exhibition) di Polinema, 20 April (presentasi) di MIPA Center UB, dan tanggal 21 April (city tour) di Malang.

Tim pertama yang mendapatkan Gold Medal dengan mengusung judul B-VETRACE (Bee Venom Harvester Device), dengan ketua Ariq Kusuma Wardana (teknik elektro), bersama 4 anggota nya yakni Mohammad Euro Anwarudin (fapet 2015), Guruh Prasetyo (fapet 2014), Siti Nur Ulfah (fapet 2017), dan Muhammad Khuzain (teknik elektro).

B-VETRACE merupakan alat pemanen bee venom (racun lebah) dengan menggunakan gelombang dan arus listrik. Alat ini didesain secara portable serta dilengkapi dengan sel surya sebagai sumber energy. Keunggulan yang terdapat pada alat ini adalah dapat memanen bee venom dengan jumlah banyak dan ramah lingkungan, serta tidak menyebabkan kematian pada lebah sehingga lebih animal welfare. Menurut Euro, salah satu perwakilan dari FAPET menjelaskan bahwa “Alat ini merupakan modifikasi dari alat sebelumnya yang sudah diikutkan dalam lomba WINTEX. Terdapat beberapa perubahan dan kami sudah melakukan uji lapang di peternakan lebah, harapannya alat ini kedepannya bisa terus berkembang dan dapat diterapkan”.

Disusul dengan tim kedua yang juga mendapatkan Gold Medal dengan judul GRANDE (Grand Pomade) Creative Business Utilizing Natural Honey Bee Candy and Indonesian Native Herbs Extract as Herbal Pomade for Healthy and Stylish Hair. Nandika Sekar Guamaharani sebagai ketua tim dengan 3 anggota Muhammad Andika Yudha Harahap, Wahyu Alif Fazrien, dan Guruh Prasetyo.

Tim dari GRANDE (grand pomade) menciptakan pomade yang dibuat dari oilbased dimana bahan baku utama yang digunakan untuk pembuatan pomade berasal dari minyak-minyak nabati yang mudah ditemukan seperti minyak kemiri, minyak jarak, minyak virgin coconut oils dan lilin alami dari sarang lebah madu yang digunakan sebagai ekstrak herbal didalamnya.

Tim yang terdiri dari 4 mahasiswa fakultas peternakan UB yaitu Wahyu Alif Fazrien (fapet 2016) sebagai ketua tim dengan  tiga anggotanya yakni Muhammad Andika Yudha Harahap (fapet 2016), Nandika Sekar Guamaharani (fapet 2016), dan Asriana Kurniawati (fapet 2016). Berhasil mendapatkan Bronze Medal dalam ajang 1st Indonesian International Invention Festival (I3F) dengan mungusung judul POVERA (Pomade Aloe Vera).

Wahyu Alif Fazrien menyatakan bahwa penggunaan pomade sebagai kosmetik pria telah popular dikalangan masayarakat, namun bahan kimia yang terkandung didalamnya menyebabkan beberapa efek samping seperti rambut kusam, memicu ketombe, jerawat dan dapat menyebabkan pusing. Maka dari itu, kami memberikan inovasi dengan memadukan bahan alami dalam pembuatan pomade yaitu ekstrak aloe vera yang dapat memberikan kelembapan dan nutrisi lebih bagi rambut, sebagai anti oksidan, serta antibakteri sehingga konsumen bisa menjaga penampilan tanpa khawatir efek samping yang ditimbulkan dari pomade, sehingga menjadikan rambut menjadi sehat dan tetap stylish.

Wakil Dekan III Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Dr. Osfar Sjofjan berharapan dengan adanya lomba ini mampu mengembangkan kreatifitas mehasiswa lebih luas, serta implementasian dari ide dapat direalisasikan agar bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Open Your Mind, Touch Your Heart. (iff)